Berapa tahun yang lalu saya pernah menulis keresahan saya karena ponakan-ponakan yang senang nyanyi lagu cinta-cintaan. Padahal mereka masih pada kecil, ada yang SD bahkan ada yang masih TK juga dan udah pada bisa nyanyi lagu band-band gitu. 

Lagu Anak Indonesia Hoala dan Koala


Gak jelas juga sih mereka dengar dari mana aja tuh lagu, atau mungkin hanya ikut-ikut temannya kali? Haduh, jelas dong sebagai Tante bawel saya auto heboh dengar mereka dan bilang anak kecil gak boleh nyanyi cinta-cinta
 

Lagu Anak-anak Dulu dan Sekarang


Iyaah, emang miris sih ya karena lagu anak zaman sekarang itu seperti tersingkirkan, meskipun sebenarnya ada lagu-lagu yang katanya diperuntukkan untuk anak-anak eeh tapi malah isinya pesannya tidak sampai ngena. Sangat berbeda dengan lagu-lagu anak zaman old karangan Pak Kasur, Bapak A.T. Mahmud, Ibu Sud dan lainnya atau lagu-lagu anak tahun 90-an karya Papa T.Bob juga Kak Nunuk yang masih sering kita dengar dan isinya memang masih khas anak-anak. 

Bahkan lebih disayangkan lagi sih sebenarnya bahwa belakangan banyak lomba atau ajang pencarian bakat untuk anak utamanya di dunia tarik suara, eh tapi kok ya kontestannya malah bawakan lagu orang dewasa yang tidak seharusnya dinyanyikan oleh anak-anak usia segitu. Herannya lagi para juri dan semua yang terlibat tetap merasa enjoy dengan hal ini. Lah, mau dibawa kemana anak-anak ini? 

Memang sih sekarang ini masih banyak juga anak-anak yang menyanyikan lagu anak tapi gak bisa dipungkiri bahwa lagu-lagu yang mereka nyanyikan adalah lagu anak-anak dari luar yang tentu menggunakan bahasa asing, bahasa Inggris salah satunya. 

Gak usah jauh-jauh deh, anak-anak saya saja lebih familiar dan dengan Nursery Song terutama Si Kakak malah lebih hapal lagu berbahasa Inggris daripada lagu anak-anak dalam Negeri padahal saya sudah sering mendengarkan mereka lagu anak-anak Indonesia yang tentunya lebih bagus menurut saya karena pesan-pesannya lebih dapat dan melalui lagu-lagu itu saya bisa mengajarkan mereka tentang warna, berhitung, dan lainnya. 

Eehh, nyatanya lagu-lagu itu cuma didengar saja dan tidak begitu berbekas dalam ingatan mereka. Gimana tidak beberapa hari lalu, saat Si Kakak ulangan harian, muncul soal penggalan-penggalan lagu anak yaitu Bangun Tidur. Eits, tapi dia bingung doong ketika saya arahkan untuk baca soalnya sambil bernyanyi agar lebih mudah menjawab soal. Padahal sebenarnya lagu ini sudah sering saya nyanyikaan ke mereka lho, ternyata kenyataannya tidak semudah itu ya, Esmeralda. Meski pada akhirnya dia pun bisa menjawab soal-soalnya dengan benar. 


Manfaat dan Tantangan Lagu-lagu Anak Saat Ini 


Saya percaya pengalaman saya tadi bukan hanya saya sendiri yang mengalaminya. Saya yakin masih ada orang tua di luar sana juga yang masih berjuang mendekatkan anaknya pada lagu-lagu anak yang sesuai dengan usia mereka karena kita tahu kan bahwa salah satu cara mudah mengajarkan anak-anak yaitu bisa melalui musik yang memang mempunya peran tersendiri bagi perkembangan dan kecerdasan anak. 

Melalui lagu anak-anak, kita dapat menyisipkan pesan-pesan penting untuk membiasakan anak melakukan hal-hal dasar seperti rajin mandi dan sikat gigi, membantu orang tua membereskan tempat tidur setelah bangun. Tidak hanya itu saja, melalui lagu kita dapat mengajarkan mereka berhitung, mengenal warna, juga menambah kosa kata mereka. Musik pun juga bisa mendekatkan kita pada anak-anak, karena dalam bernyanyi lagu-lagu anak bersama akan timbul perasaan senang dan ini akan membentuk rasa bahagia juga pada anak. 

Akan tetapi mengajarkan anak melalui musik sekarang punya tantangan tersendiri karena saat ini bisa dibilang kita krisis lagu-lagu anak terbaru yang sesuai dengan usia mereka. Saat ini anak-anak lebih senang mendengarkan lagu-lagu berbahasa Inggris atau bahasa Melayu dari Negeri tetangga karena tampilannya lebih  menarik dan juga disertai animasi. Tidak hanya itu sudah ada beberapa lagu bahasa  Inggris untuk anak-anak tadi juga sudah tersedia dalam Bahasa Indonesia. 


Nuansa Baru Lagu Anak Indonesia dengan Animasi 3D Hoala & Koala


Saat blogwalking beberapa waktu lalu, saya melihat beberapa Blogger yang menuliskan tentang Lagu Anak  Indonesia dengan Animasi 3D Hoala & Koala. Wah, jujur sih saya baru dengar info ini. Menurut yang saya baca, mereka telah mengenalkan Hoala & Koala ini kepada anak-anak mereka dan responnya bagus. Semakin penasaran dong saya untuk tahu lebih banyak.  

Setelah membaca langsung dari website Hoala & Koala, ternyata animasi 3D ini telah hadir sejak akhir tahun 2020 yang harapannya dapat menjadi teman bermain baru untuk anak-anak Indonesia sebagai solusi agar bahasa Indonesia tidak luntur di tengah maraknya penggunaan bahasa asing. 

Waah, tentu saya senang banget dong pas baca ini. Meskipun sebenarnya sangat bagus jika anak tahu bahasa asing sejak dini tetapi akan lebih baik jika mereka lebih dahulu lancar menggunakan bahasa Ibu yaitu bahasa Indonesia agar mereka tidak bingung bahasa nantinya. Makanya gak perlu waktu lama lagi saya pun mencari tahu lebih lanjut info terkait Hoala & Koala. 


Tentang Hoala & Koala, Animasi 3D Lagu Anak Indonesia


Hoala & Koala adalah sepasang sahabat yang senang bernyanyi sehingga kedua karakter ini nantinya akan mengeluarkan banyak lagu. Karakter Hoala & Koala merupakan karakter musikal fikti yang akan berkontribusi di dunia musik anak Indonesia yang akan terus menyumbangkan banyak lagu anak Indonesia baru agar anak-anak Indonesia dapat belajar melalui lagu yang dikemas tentunya dengan kualitas yang baik. 

Hoala & Koala digambarkan dengan animasi 3D dan memiliki karakter seperti layaknya anak-anak zaman sekarang yang tumbuh berkembang di tengah era digital. Alasan menggunakaan karena karakter 3D adalah karena karakter ini tak akan lekang oleh waktu dalam berkontribusi di dunia musik anak, tanpa perlu khawatir mereka akan tumbuh dewasa dan mengalami perubahan suara. Hmm, benar juga lho, seperti karakter Doraemon dan Nobita yang dari tahun 80-an hingga sekarang masih saja duduk di bangku SD. Sekarang sih memang ada versi filmnya ya,  tapi yang tertanam diingatan kita adalah si Nobita anak SD yang cengeng dan sangat bergantung pada Doraemon dan alat-alatnya, heheheh. 

Musik yang digunakan dalam lagu-lagu Hoala & Koala yaitu bernuansa pop yang mudah untuk dicerna tetapi tidak hanya itu saja karena masih banyak aliran musik lain seperti jaz, big band, akustik dan sebagainya. 


Karakter-karakter dalam Hoala & Koala


Dalam Animasi 3D Hoala & Koala tidak hanya dimunculkan dua karakter ini saja, lho. Tapi ada 10 karakter lain yang diprekenalkan dan seluruh karakter yang ada di dalamnya juga mampu bernyanyi. Siapa aja sih mereka? Kita kenalan, yuk!


karakter-karakter Hoala dan Koala



HOALA AWANDI; anak perempuan berusia 3 tahun yang sangat gemar bernyanyi, suka minum susu rasa coklat dan strawberi. Meski masih kecil, Hoala tergolong anak cerdas karena mampu berbicara dengan lancar dan bernyanyi dengan merdu. 

KOALA; sahabat Hoala yang merupakan hewan yang bisa berbicara yang berasal dari negeri Mykonos, dunia yang berada dalam buku cerita favorit Hoala. Miss Jeruk mewujudkan keinginan Hoala untuk memiliki teman baik di rumah di saat pandemi. 

MISS JERUK;  Peri baik hati yang berbentuk jeruk yang berasal dari negeri di atas awan. Miss jeruk selalu setia mendampingi Hoala dan mewujudkaan banyak keinginan Hoala serta senantiasa mendidiknya untuk tumbuh menjadi anak yang baik. 

AMAR AWANDI; Ayah Amar adalah ayah dari Hoala yang sangat menyanyanginya. Seoraang pengusaha dari perusahaan yang bergerak di bidang digital.

NARA AWANDI; Ibu Nara adalah ibu dari Hoala yang berprofesi sebagai ibu rumah tanngga. Ibu selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam mendidik Hoala dan banyak menyampaikan nasihatnya dalam bentuk lagu. 

RUBIN; Si Rubah Pemalu yang pertama kali diperkenalkan dalam lagu "Rubah Ngintip". Rubin sekor rubah pemalu yang lebih sering mengintip dari kejauhan dan  berbicara tanpa menatap lawan bicaranya. 

LINCUL; Ular Periang Lincul merupakan seekor ular yang dibesarkan oleh keluarga kelinci. Karena selalu merasa berbeda dari kelinci, Lincul memutuskan untuk selalu memakai bando kelinci di kepalanya agar dapat berbaur dengan keluarga kelinci. Lincul merupakan seekor ular betina yang sangat periang.

BURHAN; Pesulap Burung Hantu Burhan merupakan seekor burung hantu yang memiliki mata rabun di siang hari. Meskipun begitu, Burhan sangat menyukai segala sesuatu yang berhubungan dengan sulap. Namun karena padangannya sering terganggu di siang hari, trik sulap dari Burhan sering mengalami kegagalan.

BU AYA; Guru TK Bu Aya merupakan guru taman kanak-kanak yang mengajar Hoala dan teman-temannya. Sosok Bu Aya dikenal sebagai sosok yang bijaksana namun sering teledor. Di balik kekurangannya, Bu Aya merupakan sosok guru yang sangat sabar dan disayangi oleh murid-muridnya.

SERIGILI; Serigala yang Sedih bernama Serigili merupakan seekor serigala jantan yang baik hati namun sering ditakuti oleh orang lain karena perawakannya yang menyeramkan. Serigili sering merasa sedih akan hal ini, oleh karenanya ia memutuskan untuk memakai bulu domba berwarna merah muda agar terlihat tidak menyeramkan.

OM PONG; Si Macan Pemalu Om Pong merupakan seekor macan jantan yang sangat pemalu karena ia memiliki gigi yang berbeda dari macan pada umumnya. Karena tak memiliki taring, Om Pong tak pernah percaya diri dan selalu ditertawakan oleh kawanan macan. Hal inilah yang membuatnya menjadi macan yang pemalu.

OM BRE; Singa K-Pop Om Bre merupakan sosok singa jantan modern yang mewarnai rambutnya seperti layaknya orang Korea. Sebagai penggemar K-Pop, Om Bre juga sangat lihai dalam menari dan disenangi oleh orang lain karena sosoknya yang ramah dan mudah berteman.

Karakternya beragam ya, ada yang ceria, sedih, pemalu pasti anak-anak akan suka nih dengan karakter-karakter animasi 3D Hoala & Koala. Dengan banyaknya variasi karakter dan suara, diharapkan lagu-lagu yang disajikan tak hanya dapat menghibur anak-anak, namun juga dapat menghibur para orang tua yang menemani anaknya menonton atau mendengarkan lagu dari Hoala & Koala. 


Cara Asyik Menikmati Lagu Anak Indonesia bersama Hoala & Koala 


Saat ini Hoala & Koala sudah memiliki 5 album dan lebih dari 45 lagu anak-anak baru yang bisa dilihat di YouTube, Spotify hingga iTunes.




Saya sudah mendengarkan lagu-lagu Anak Indonesia bersama anak-anak dan mereka kelihatan senang.  Tentu saya pun juga merasa senang karena sekarang anak-anak bisa mendengarkan lagu anak Indonesia juga yang tidak kalah lebih menariknya dari musikal yang selama ini mereka dengar dan tonton. 

Kelebihan lainnya adalah pesan-pesan ringan yang disampaikan dalam lagu anak Indonesia bersama Hoala & Koala ini pun relate dengan keadaan kita saat ini seperti yang harus berada di rumah karena pandemi pada lagu Di Rumah Saja, Cuci Tangan, Lagu Kuman

Tidak hanya itu, lagu lainnya pun juga punya pesan khusus kepada anak-anak dalam menanamkan kebiasaan baik mereka seperti yang bisa kita dengar pada lagu: Kata Ibu, Berusaha Sendiri, Tidur Siang, Saling Bantu, Aku Suka Sayur. 

Melihat kebanyakan musik anak-anak di Indonesia selama ini tidak pernah mendapat perlakuan istimewa dalam sisi penggarapan, Hoala & Koala menggarap seluruh musiknya dengan serius dan matang. Banyak musisi internasional yang terlibat di dalam pembuatan aransemen dari musik Hoala & Koala, serta banyak sekali alat musik yang tak lazim digunakan untuk lagu anak yang dipakai dalam penggarapan album-album Hoala & Koala, seperti saxophone, terompet, double bass, trombon, klarinet, cello, harpa, hingga instrumen etnik Indonesia seperti gamelan dan angklung.

Hoala & Koala ingin membuktikan bahwa tak selamanya musik anak-anak adalah musik yang sederhana dengan balutan musik yang juga sederhana. Selain itu, kualitas vokal yang ditampilkan juga merupakan kualitas vokal yang bisa disandingkan dengan musik di luar genre anak-anak.

Selain kualitas vokal, keterlibatan musisi internasional hingga banyaknya instrumen yang digunakan, Hoala & Koala juga memiliki keunikan lainnya dalam pemilihan genre. Tak hanya satu genre children pop yang diangkat oleh Hoala & Koala, namun terdapat variasi genre lainnya seperti jazz, big band, swing, jpop, hingga etnik. Kehadiran Hoala & Koala diharapkan dapat membangkitkan kembali dunia musik anak-anak dan menaikkan level serta pandangan umum atas lagu anak. 


Nah, gimana nih Mams tentu penasaran dan ingin perlihatkan ke anak-anak animasi 3D Hoala & Koala juga kan ya? Bisa langsung ke channel Youtube Lagu dan Animasi Anak dari Hoala & Koala juga ya. 


Semoga bermanfaat. 
Sehat dan bahagia selalu membersamai anak-anak tercinta 😊



Diah



21 Comments

  1. Bener banget, Mbak. Lagu anak zaman dulu itu everlasting banget ya, gak hilang ditelan zaman. Mulai Bangun Tidur, Naik Delman, Desaku, dll.
    Semoga Hoala dan Koala bisa menetap juga di hati generasi masa depan kita.

    ReplyDelete
  2. Nah iya, bukan hanya mbak aja yg merasakan hal di atas. Aku pun demikian, apalagi dulu di sekolahku ngajar anak2 SD fasih dan hapal banget lagu2 org dewasa. Memang nggak salah sih, tp kurang tepat karena pesan yg ada di lagu nggak sesuai umur anak2. Boleh juga nih Hoala dan Koala buat nemenin anak2 dengerin musik.😍

    ReplyDelete
  3. Wah bener banget mba, dulu lagu anak banyak yah apalagi aku gen 90'an. Qadarullah Suami guru musik jadi kita emang tidak membiasakan anak menghafal lirik lagu dewasa n nyanyi dewasa, cukup lagu anak dan itupun kadang lagu aku zaman kecil.

    Nanti aku coba nonton Hoala dan Koala, cuma sosok Koala agak aneh ya aku kira dari Australia hihi

    ReplyDelete
  4. Miris emang kalau anak-anak nyanyi yang ngga sesuai umurnya. Masih mending kalau lagu cinta, lebih parah lagi kalau putus cinta atau patah hati. Semoga semakin banyak yang menggunakan aplikasi Hoala dan Koala ini yaa mba...dan lagu anak Indonesia bisa merebut hati anak-anak Indonesia masa kini.

    ReplyDelete
  5. Bagus nih. Akhirnya ada juga lagu anak untuk anak2 Indonesia. Yang dihandle serius melibatkan pemusik internasional dan dengan aneka genre musik. Sangat tertarik dengan 10 karakter Hoala Koala. Seru banget

    ReplyDelete
  6. Kalau dibandingkan dengan tahun 90an lagu anak-anak kita sangat kaya ya mbak, sampe liriknya masih dihapal sama kita-kita.

    Kalau saya perhatikan, lagu anak sekarang tuh ada tapi yang nyanyi orang dewasa. Contohnya Ibu - Iwan Fals, mungkin liriknya ketinggian sehingga sudah dicerna mereka.

    Terobosan yang bagus buat channel Hoala dan Koala ini menghadirkan tayangan lagu anak-anak dengan nuansa penuh keceriaan. Harus dikenalkan ke anak-anak, nih!

    ReplyDelete
  7. Anak-anak kecil di tempatku juga nyanyinya lagu-lagu dewasa yang viral di TikTok, Mbak. Sedih juga nih. Semoga harapan Hoala dan Koala untuk bisa menjadi teman bermain anak Indonesia bisa terwujud, ya, Mbak. Sebagai ibu dan calon ibu kita butuh konten edukasi dan menghibur seperti yang Hoala dan Koala sajikan.

    ReplyDelete
  8. Anak saya suka banget lagu Hoala dan Koala yg judulnya "Kata Ibu" saya juga ikutan nyanyi bareng si kecil

    Mengapa ini berantakan?
    Setelah main dibereskan
    Ingat apa yang Ibu ajarkan
    Habis main dibereskan
    Maaf Ibu, aku lupa
    Ketika main aku ingin gambar
    Langsung kuambil krayonku
    Corat-coret asyik menggambar

    ReplyDelete
  9. Sekarang jadi punya channel andalan ya mba buat lagu-lagu anak kerasa banget memang perbedaan dulu banyak penyanyi cilik tapi sekarang penyanyi cilik tapi lagunya lagu dewasa heheh

    ReplyDelete
  10. Akhirnya ada solusi buat lagu untuk anak. Dan mudah sekali diakses, apalagi Hoala & Koala sudah memiliki 5 album dan lebih dari 45 lagu anak-anak baru yang bisa dilihat di YouTube, Spotify hingga iTunes. Wah...asyik ga bingung cari lagu anak lagi

    ReplyDelete
  11. Hoala Koala ini emang bagus ditonton anak2. Karakternya dan ceritanya benar2 mendidik dan layak ditonton. Videonya juga gak bikin bosen, lagu pengiringnya pun asyik2

    ReplyDelete
  12. Penasaran nih sama Hoala Koala. Kayaknya cocok buat kedua anakku, biar tahu lagu-lagu berbahasa Indonesia juga.

    ReplyDelete
  13. Alhamdulilah banget nih akhirnya ada pilihan untuk anak Indonesia memilih lagu2 anak yang sesuai dengan usia anak dengan adanya Hoala dan Koala

    ReplyDelete
  14. Wah pas bgt nih buat krucil d rumah. Karakter dan ceritanya benar2 mendidik. Baru tau, cuzz ah meluncur. Kynya bakal seneng nih. Layak d tonton lahhh ..

    ReplyDelete
  15. Karakter di Hoala Koala menyenangkan yaa.. Ada banyak dan semuanya unik, memiliki nama.
    Anak-anak butuh banget refrensi lagu anak, karena miris kalau denger obrolan anak-anak zaman sekarang yang sudah banyak sekali tahu sebelum waktunya.

    Terimakasih Hoala Koala.

    ReplyDelete
  16. Keren nih Hoala dan Koala ini. Jadi jawaban di tengah gersangnya lagu anak-anak ya. Ceki-ceki ah, kepengen ngenalin ke anak-anak aku. Cussss...

    ReplyDelete
  17. alhamdulillah ya sekarang sudah ada channel khusus lagu anak. jadi nggak bingung deh kalau mau dengerin lagu anak-anak yang aman buat anak-anak

    ReplyDelete
  18. Senang sekali ada lagu-lagu anak di masa kini. Memang jauh beda pada zaman ibu dan ayahnya waktukecil ya lagu-lagunya, menyesuaikan. Coba ah dengerin ke anakku.

    ReplyDelete
  19. Bagus ya dengan konsep dan hadirnya channel Hoala dan Koala ini dikemas dalam cerita yang dirangkai oleh alunan lagu, musik dan animasi 3D untuk anak Indonesia lebih mencintai lagu anak-anak

    ReplyDelete
  20. Lagu anak-anak jaman dulu memang lebih mengena ya. Kalau di jaman TK ada lagu-lagu ciptaan Bu Kasur dan pak AT Mahmud, di SD ada lagunya Bondan Prakoso dan Enno Lerian terus masa SMP awal ada lagu dari film petualangan Sherina.

    Saya bersyukur hadirnya Hoala Koala ini udah bisa mengobati kegelisahan yang selama ini saya rasakan mba

    ReplyDelete
  21. Lagu anak-anak jaman dulu memang lebih mengena ya. Kalau di jaman TK ada lagu-lagu ciptaan Bu Kasur dan pak AT Mahmud, di SD ada lagunya Bondan Prakoso dan Enno Lerian terus masa SMP awal ada lagu dari film petualangan Sherina.

    Saya bersyukur hadirnya Hoala Koala ini udah bisa mengobati kegelisahan yang selama ini saya rasakan mba

    ReplyDelete

Thanks for Reading^^

Feel free to share your Comment :)