5 Alasan Belanja di Pasar Tradisional

Sebagai perempuan, apalagi yang sudah menikah, belanja kebutuhan sehari-hari seperti bahan makanan pastilah menjadi agenda rutin. Ntah itu harian ataupun mingguan. Meskipun sekarang banyak penjual sayur dan ikan yang menjual dengan sistem door to door a.k.a. lewat depan rumah di pagi hari (di tempat saya biasanya pagi hari) tapi terkadang ada aja deh bahan yang dijual Mbak atau Mas sayur yang kita butuhkan tidak tersedia. Biasanya sih kalau butuh sesuatu yang Si Mbak atau Mas sayur gak jual saya nitip ke penjual sayur minta dibawakan bahan yang saya butuhkan itu untuk keesokan harinya, tapi kalau itemnya sudah lebih dari satu, rasanya lebih afdol kalau belanjanya sendiri biar bisa lebih bebas milihnya. Nah, tinggal pilih deh mau belanja yang nyaman di mall atau kembali ke pasar tradisional. Kalau saya sih biasanya lebih memilih belanja kebutuhan dapur itu ya di pasar tradisional.


Ayoo, ngacung siapa yang masih sering soan ke pasar tradisional buat beli keperluan dapurnya atau mungkin juga belanja kebutuhan lain di pasar? 🙋 

Kalau saya sih untuk belanja keperluan dapur lebih senangnya langsung ke pasar tradisional daripada di mall. Kalau belanja bulanan atau keperluan lain sih lebih senang di supermarket dan juga belanja online *upsss*. Iyah, biar bisa lebih efisien waktu aja sih, tahu sendirilah emak-emak sok sibuk rempong gini. 

Emang kenapa sih masih ingin belanja di pasar tradisional? Lah, kan di mall juga sudah tersedia semua kebutuhan kita dari A sampai Z. Hmm, karena alasan berikutlah kenapa saya masih suka belanja di pasar tradisional. Penasaran juga kan pastinya? Yukss, mari dilanjut.

1. Harga Lebih Murah 
kendaripos.co.id
Belanja di Pasar itu bisa lebih murah. Coba deh bandingkan dengan belanja di supermarket, mall ataupun pedagang keliling. Harga yang bisa kita peroleh di pasar tradisional pastilah lebih murah karena di pasarlah tepat awal mula terjadinya proses transaksi dari pengumpul ke pedagang di pasar. Otomatis biaya ini masih sedikit jadilah harganya juga masih belum ditambahkan dengan biaya lain-lain. Sehingga harga yang ditawarkan di pasar masih jauh lebih murah dibandingkan tempat lain.

2. Barang Bisa Ditawar

Senangnya belanja di pasar tradisional itu kita bisa lebih hemat. Kenapa bisa hemat? Iyah doong, kalau di pasar kan selain harga yang masih jauh lebih murah dibanding tempat lain barangnya pun masih bisa ditawar. Tapi tawarnya pakai perasaan juga dong ya, yang sewajarnya lah kalau menawar. Kasihan penjualnya juga kalau kita nawarnya dengan kejam, harga Rp 100.000,- ditawar setengah harga masih wajar sih, tapi kalau udah sampai minta jadi Rp 20.000,- itu sama aja dengan sadis! Ayooo, kalau belanja di mall mana bisa ada tawar menawar. Nominal yang tertera di price tag maka itulah yang harus dibayar di kasir. Meski saya tidak pandai menawar sih tapi setidaknya kalau belanja di pasar itu saya bisa lebih hemat.

Baca juga: Arisan: Yay or Nay? 

3. Bahan Segar dari Petani dan Nelayan
indonesiatimur.co
Belanja di pasar tradisional itu kita bisa dapat ikan yang segar yang baru saja ditangkap atau dibawa oleh nelayan. Selain itu sayur dan buah-buahan juga lebih segar karena baru dipanen oleh para petani dan langsung dibawa ke pasar tradisional. Tidak hanya itu, untuk daging juga segar karena hewan yang disembelih pagi hari akan langsung dibawa ke pasar. Kita jadi bisa lebih bebas memilih barang yang kita inginkan karena stock barangnya selalu berganti setiap hari. Jadi tidak mudah terkecoh oleh penampakan sayuran yang selalu terlihat segar padahal itu bisa awet karena disimpannya dalam kulkas. Lah, di pasar tradisional mana ada penjual menyediakan kulkas, paling juga cuma box berisi es batu untuk ikan ataupun daging yang cuma bisa bertahan sehari. Kalau di Kendari sih, beli sayuran segar itu kami seringnya di Pasar Baruga karena murah meriah, pedagang sayur keliling pun belinya disitu untuk dijual kembali.

4. Lengkap dan Banyak Pilihan

Belanja di pasar tradisional itu juga tidak kalah menariknya. Segala keperluan bisa kita temukan di pasar yang belum tentu tersedia di supermarket ataupun mall. Ada beraneka macam sayur segar, ikan air tawar dan laut, daging, buah, bumbu dapur yang bisa dibeli sesuai kebutuhan dan tentu harganya lebih bersahabat,  peralatan rumah tangga, pakaian, bahkan aneka kerajinan tangan yang bentuknya lucu dan menggemaskan bisa dengan mudah kita dapatkan di pasar. Ya, asal tekun saja ya menjelajah ke seluruh penjuru pasar. 😀

5. Pasar Tradisional Buka Lebih Pagi
zonasultra.com
Belanja di pasar tradisional itu memungkinkan kita mendapatkan bahan makanan yang fresh dan bisa masak lebih awal karena pasar tradisional itu mulai beroperasi di pagi hari, bahkan sebelum matahari muncul di ufuk timur. Aneka jajanan pasar pun bisa kita temukan seperti kue tradisional yang bisa jadi teman saat sarapan. Kalau mau beli daging segar juga adanya tuh di pagi hari, kalau di Kendari sini sebelum jam 7 pagi sudah harus ke pasar kalau emang mau beli daging. Pasar yang paling banyak diserbu untuk beli daging sapi itu adanya di Pasar Basah Mandonga, kalau ayam sih semua pasar juga ada pedagangnya.

Baca juga: Nasi Goreng: Menu Praktis Andalan Keluarga

Uhuukk, jadi panjang juga ya blogspost kali ini. Yeaay, jadi kurang lebih seperti itulah alasan saya kenapa masih tetap sering belanja di pasar tradisional. Apalagi sekarang pasar tradisonal pun juga mulai berbenah. Baik dari segi kebersihan maupun fasilitas umum yang dibutuhkan oleh pengunjung maupun pedang pasar itu sendiri. Kalau kalian gimana, Temans?  Masih sering belanja di pasar tradisional juga kah? 


Cheers,

Diah


17 comments

  1. Seiring perkembangan waktu, pasar tradisional akan berubah menjadi pasar semi modern/ modern. Dengan desain yang baru dan lebih bersih tentunya. Hehee

    ReplyDelete
  2. Deket rumah saya hanya ada pasar modern, udah mahal lagi hmm. Jadinya salah lebih memilih belanja di tukang sayur keliling

    ReplyDelete
  3. Aku demen buangeeettt blanja di pasar tradisional!
    Pokoke, aura belanjanya tuh tak tergantikan dah
    Harga dan kualitas barang juga cucok buanget!

    ReplyDelete
  4. Alasannya sama. Pasar tradisional bisa nawar harga dan lebih fresh. Hanya pasar ditempatku aksesnya udah kurang layak. Jalanan kecil, sesak dan becek

    ReplyDelete
  5. Saya nih jarang ke pasar tradisional..gak bisa nawar soalnya! Haha..

    ReplyDelete
  6. Saya juga suka belanja di pasar tradisional, tepatnya bukan suka sih, tapi harus, soalnya di supermarket mihil hahaha.
    Tapi jujur saya nggak pernah nawar kalau di pasar, soalnya nggak pinter nawar.

    Btw kangen pasar tradisional di Sulawesi deh, pengen borong seafood, cuminya, kerangnya, ikan segarnya, ikan baronang segar.

    Kalau teman saya yang sekarang tinggal di KDI, senangnya beli di pasar ikan di mana ya namanya itu kayak di pelelangan gitu, dia belinya seminggu sekali, langsung banyak trus ditaruh di frezer :D

    ReplyDelete
  7. Kalo aku sejak dulu lebih suka di pasar tradisional mbak. Soalnya bahan2 lebih fresh ya.. kalo kepepet aja dan ikan2 tertentu ke minimarket. Misal, lagi cari salmon. Trus ya minyak2 gitu dah.. di minimarket sering diskon haha

    ReplyDelete
  8. Ada untungnya beli di pasar tradisional, kalau harga terkadang supermarket suka memberikan diskon, satu gratis satu.

    Mpo paling suka belanja ikan dan sayuran. Fresh banget

    ReplyDelete
  9. Setuju banget sama alasannya mbak. Pasar tradisional sayurannya pada seger-seger. Murah lagi.

    ReplyDelete
  10. HIDUP PASAR TRADISIONAL!
    Jadi sekeren apapun mall dan pasar swalayan itu yah kak, tetep lebih enak mah belanja ikan dan sayur ke pasar ya kak. Bisa nego nego lagi sama abang ikannya huauaa.

    ReplyDelete
  11. Kantorku kan dampingan ama pasar tradisional. Jadi hampir tiap hari mba aku belanja disana kalau pas kerja. Walau seekedar cuci mata. Hehhe

    ReplyDelete
  12. Aku seringnya di warung dekat rumah sekalian lewat pulang antar anak.sekolah..ke.pasar tradisonal seringnya suamiku ..hahaha

    ReplyDelete
  13. Kalau saya tambahan alasannya karena memang dekat dan satu-satunya pasar yang ada di kecamatan tempat saya tinggal ini. Pasar tradisional di tempat saya masih buka seminggu dua kali lho. Hanya ada Selasa dan Jumat. Selain itu tidak ada. Maklum di kampung. Kalau mau ke pasar lain jauuuh... Harus naik kendaraan dan bikin ribet

    ReplyDelete
  14. Emang lebih enak sih ya belanja di pasar tradisional soale banyak pilihan dan masih pada segar tapi ya itu huhu pasar tradisional masih belum terawat dengan baik, masih kotor dan becek. Semoga pemerintah bisa lebih aware lagi sama kondisi pasar tradisional.

    ReplyDelete
  15. Aku juga lebih suka belanja di pasar tradisional daripada di supermarket sekalian membantu pedagang kecil

    ReplyDelete
  16. Saaamaan kita Mba Diah. Suka belanja ke pasar dan murah serta segar
    dapetnya barang yang dibawa pulang juga lebih banyak waakkaak

    ReplyDelete
  17. Saya juga penganut belanja di pasar tradisional kalaupun sambil menggandeng 2 balita tetap belanja di pasar tradisional paling favorit soalnya banyak sarapan enak dan jajanan pasar yang nggak ada di pasar modern Apa lagi di mall

    ReplyDelete

Thanks for Reading^^

Feel free to share your Comment :)