Jangan Takut Bilang Tidak!

By Diah Alsa - February 13, 2019

Haluuu, judulnya kriikk kriikk garing yak? Hihih, biarin deh. Tetiba aja pengen nulis tentang ini. Jangan takut bilang tidak disini kita tujukan ke anak ya! Maksudnya kita sebagai orangtua harus mengajarkan tentang tegas ke anak. Apalagi menyangkut hak dia untuk membela diri


Jaman now yang semuanya serba digital dan instan ini, semua dengan mudahnya terkoneksi dengan dunia maya - internet. Pun begitu pula dengan anak-anak kita yang sedari kecil sudah mengenal internet yang menyuguhkan berbagai macam hiburan bagi mereka yang tanpa kita sadari kita jugalah yang telah membuka peluang bagi mereka untuk menyelami dunia yang sangat luas ini. Maka olehnya itu kita pulalah yang harus menjaga mereka dari hal-hal buruk yang tidak diinginkan. 

Duh, seperti sedang pidato ya? Heheheh. 

Jadi, maksud postingan saya kali ini adalah cuma ingin saling mengingatkan bahwa anak-anak adalah aset kita yang sangat berharga. Sudah sepantasnyalah kita memberikan yang terbaik untuk mereka. Mengajarkan kepada mereka sejak dini untuk selalu menjaga apa yang mereka miliki termasuk apa yang melekat pada diri mereka, anggota tubuh mereka yang harus mereka jaga dengan sebaik-baiknya. 

Sebagai orangtua, kita harus mengajarkan kepada anak-anak kita untuk bisa tegas dan jangan takut bilang tidak kepada orang-orang yang memiliki niat jahat ataupun iseng terhadap mereka. Ketika anak sedang bersama orang asing yang mungkin baru mereka temui, sudah seharusnya anak bisa bersikap tegas agar orang asing tersebut tidak mengganggunya. Ingatkan mereka bahwa anggota tubuh yang boleh disentuh (dengan tangan) oleh orang lain hanyalah sebatas tangan, telinga, hidung dan pipi.

Aksi Cepat Tanggap #AkuMandiri

Katakan jangan takut bilang tidak jika  ada orang lain hendak menyentuh bagian lain dari anggota tubuhnya (terlebih lagi bagian: mulut, dada dan kemaluan). Pun begitu juga jika anak-anak sedang bermain dengan teman sebaya mereka. Terkadang tanpa sadar anak-anak saling mengganggu dan iseng, mungkin saja tidak bermaksud apa-apa tapi sudah seharusnya sejak dini kita mengajarkan kepada anak-anak kita untuk bersikap tegas dan selalu waspada. 

Tanpa kita sadari, apa yang anak-anak tonton melalui tayangan TV ataupun dari internet masuk dalam memori mereka. Yang namanya anak-anak, rasa penasaran dan jiwa eksplorasi mereka masih sangat tinggi, jadi sudah seharusnya kita selalu mengingatkan dan memberi pengertian kepada anak-anak kita untuk selalu berhati-hati dan waspada terhadap siapa pun.

Begitu juga dengan memberikan pemahaman bahwa tayangan yang mereka lihat itu tidak boleh ditiru. Sebagai orangtua, harus selalu mengontrol apa yang ditonton oleh anak-anak kita. Mengaktifkan parental mode pada gadget saja tidak cukup tapi sebaiknya kita harus selalu bisa meluangkan waktu untuk mendampingi anak-anak kita ketika sedang berselancar di dunia maya agar kita pun tahu apa saja yang sedang mereka tonton. 

Semoga saja anak-anak kita selalu terlindungi oleh hal-hal yang dapat merusak mental dan moral mereka, Aamiin. 

#Day5 #SETIPWithEstrilookCommunity


Semoga sharing ini bermanfaat ya 🤗


Cheers, 


Diah

  • Share:

You Might Also Like

34 comments

  1. Agak susah kalo mengedukasi anak-anak ya.. apalagi jaman sekarang yang informasinya bisa dapet dari mana aja. Sebagai orang tua memang harus terupdate tentang metode parenting juga.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Yuhuuu Mbak, iyah banget. Ortu harus selalu update tentang metode parenting.
      Jangan lupa ajarin ke Bowgel juga ya Mbak 😂

      Delete
  2. kadang agak susah ya bilang tidak hahaha
    kita tegas tapi orang lain nilai kita galak, walaupun saya belum jadi orang tua tapi sudah tegas sama anak kecwillll dibilangnya galak hffffft

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah Mbak, klo ma anak emang harus tegas ngajarinnya. Tapi tentu dengan penuh cinta dong yaah ;)

      Delete
  3. Ini berlawanan dengan 'iya Boleh" wakakakaka
    kalau saya mah malah takut bilang "iya"
    KAdang bilangnya pun gak ikhlas *plak!

    Saking terlalu banyak soundingnya, sampai-sampai dia kelaparanpun, ditawarin makan oleh temen sayapun dia gak mau sebelum dapat ACC dari saya langsung wkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah Kak, lawannya iyah boleh. Kan casenya yg saya bahas sesuai dengan flayer itu, Kak. Karena belakangan cerita 'horor' seperti itu sudah semakin sering didengar, hikss, miris.

      Hahahah, mantaap ajaran Emaknya 😂 berarti ndk boleh ini kita bawakan sesuatu utk anak2ta dii. Wkwkwkk

      Delete
  4. Maksudnya di sini, yg diajarkan utk 'jangan takut bilang tidak' itu anak2 kan y mba? Atau orangtuanya 'jangan takut hilang tidak ke anak2?' hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyah Mbak, kan di awal udah saya bilang jangan takut bilang tidak disini kita tujukan kepada anak. Dalam hal ini ketika anak-anak hendak dijahati atau diganggu oleh orang lain, seperti peringatan pada flayer itu juga. :)

      Delete
  5. Iya, sekarang banyak tayangan TV yang kurang sesuai untuk anak-anak. Memang harus didampingi kalau menonton dan diberikan pengertian apa2 yang baik dan yang buruk. Salah satunya itu ya mba, diberi pemahaman utk berani berkata tidak untuk hal-hal yang sekiranya negatif dan merugikan/membahayakan anak.

    ReplyDelete
  6. Memang harus diajarkan untuk bilang tidak yaa, terutama pada orang asing. Anak-anak tidak boleh iya-iya aja, apalagi kalo mereka sudah diiming-imingi hal yang mereka suka, ihhh ngeri deh, pokoknya mereka harus bisa menolak! ☹️

    Ihhh, kenapa saya jadi takut di? Semoga anak-anak kita terlindungi dari hal-hal buruk, amiiin yaa Allah ����

    ReplyDelete
  7. Baca tulisan ini jadi teringat waktu masih kecil saya sering disounding mama untuk menolak orang asing yang memberi saya permen atau kue. Mama selalu bilang, jangan pernah mau ambil apapun yang dikasih orang yang tidak dikenal. Juga jangan pernah mau diajak pergi orang yang tidak dikenal terutama pria

    ReplyDelete
  8. Tegas itu memang sulit. Kita harus siap jadi enemy untuk kebaikan orang lain. Pelik!

    ReplyDelete
  9. Anak adalah investasi masa depan dan tentunya sedari dini dijaga ya mba. Pengenalan akan seks juga baik untuk anak usia dini dan menjaga tubuh :)

    ReplyDelete
  10. Betul mbak, saya sering bilang ttg hal ini ke anak2 berulang-ulang. Mereka harus aware, karenaa sekarang mulai sering pergi tanpa didampingi ortu. Harus berani speak up, termasuk ke orang asing.

    ReplyDelete
  11. Setujuu~
    Anak-anak harus selalu dilatih untuk tegas menjaga tubuhnya sendiri.
    Karena kalau tidak, trauma itu akan dibawa hingga dewasa.

    Bismillah~
    Semoga Allah senantiasa melindungi anak-anak kita dari kejahatan dunia luar.
    aamiin~

    ReplyDelete
  12. Aamiin.

    Saya termasuk yang cukup tegas sama anak. Untuk beberapa kondisi memang kita harus mengajarkan mereka untuk berani berkata tidak. Contohnya seperti yang tertulis di postingan ini. Lebih bagus lagi kalau memang kita bisa mencontohkan. Caranya dengan berani bersikap tegas ke anak atau ke pihak lain.

    ReplyDelete
  13. Makin banyak dikelilingi gadget, makin bikin penasaran dan bahaya makin banyak yang mengintai, ya Mbak.Kalau ponakanku mau youtube-an di rumah pake laptop atau hp pun selalu ku tanya apa mereka udah diizinin uminya, baru aku kasih

    ReplyDelete
  14. Aku sama anak tegas dr dulu ampe sekarang, makanya anakku tau dari tatapan mata emaknya mana yang tidak dan iya, hihii..
    Nah, sebagai ortu pr besar mengajarkan anak untuk berkata tidak, semoga anak2 kita memahami arti kata2 tidak itu yaa..

    ReplyDelete
  15. Berkata TIDAK, menolak hal yang ia tak suka atau tak nyaman jadi salah satu yang ku ajarkan ke anak. Ia belajar berani mengungkapkan perasaan. Betul, ini kemampuan yang penting.

    ReplyDelete
  16. Iya ni PR banget memang mengajari anak-anak untuk peka mana yang boleh dan mana yang tidak. Semoga sebagai orang tua kita selalu mendapat kebijaksaan dari Tuhan ya, untuk melakukannya....

    ReplyDelete
  17. Mbaa, makasih remindernya. Aku akan mencoba untuk selalu mengedukasi anakku untuk tak ragu katakan tidak

    ReplyDelete
  18. It is so true, we have to teach our kids about this important message as soon as possible. You never know how many bad people out there..

    ReplyDelete
  19. Informatif banget nih mbak. Iya, anak2 memang sudah harus diedukasi mana hal2 yang boleh dan mana yang tidak. Setidaknya dengan begitu mereka jadi tahu kapan harus bilang tidak

    ReplyDelete
  20. Apa yang ada di poster itu yang perlu ditekankan ke anak2 ya mbak? Apalagi kita gak bisa mengawasi merea 24 jam. Kita jg harus ajari mereka mandiri dengan pembekalan2 "berkata tidak" seperti itu juga TFS

    ReplyDelete
  21. Anak-anak dari kecil harus diajarkan seperti itu ya buat jaga-jaga dan demi kebaikan mereka. Jadi mereka pun bisa berani bilang tidak dalam situasi tertentu.

    ReplyDelete
  22. Ya Allah, semoga anak-anak kita dan generas penerus bangsa ini selalu terlindungi dengan baik, Aamiin.
    Makasih banyak mba Diah, sudah mengingatkan saya untuk jadi ibu yang bai agar anak bisa tegas terhadap dirinya.

    ReplyDelete
  23. Bener nih teh, ngajarin ngomong "nggak atau tidak" ke anak sangat penting.
    Karena gak hanya soal tindak pelecehan seksual ke anak2 tapi say NO itu sangat berefek pada hidup kita sebagai makhluk sosial. Banyak temenku yg gak bisa ngomong nggak dan akhirnya malah nyusahin diri sendiri 😐

    ReplyDelete
  24. Well note mba, ini penting banget buat edukasi untuk anak-anak apalagi usia anak SD yang sudah sering terpapar hal-hal yang mulai sensitif.. thank for sharing mbak.. jadi tahu harus memulai dari mana

    ReplyDelete
  25. Setuju mba. Aku sudah mulai cari2 cara dan momen juga untuk edukasi anakku terkait hal2 sensitif. Soalnya kan kita gabisa selamanya jagain dan bersama mereka yaa..

    ReplyDelete
  26. Iya nih, akses anak2 ke berbagai fasilitas digital makin membuat mereka tau segala. PR banget untuk orang tua agar tetap bisa mengontrol segala hal yang diakses oleh anak2.

    ReplyDelete
  27. dirumah juga udah dibiasakan tidak sering hidupkan tv. tapi malah pindah ke smartphone. kalau tidak dibatasi bakal kebablasan lho. dan anak2 harus patuh sama yg diintrukan papa mamanya.

    ReplyDelete
  28. Duh yaa anak-anak itu diiming-imingi sesuatu yg dia suka aja udah manut. Kalo ternyata ada maksud jahat dr orang yg mengiming-imingi kan bahaya.

    Pendidikan kayak gini mesti kompakan dipahamkan ke anak oleh bapak maupun ibu supaya lengkap dan hasilnya nampak juga harus sering-sering dilatih.

    ReplyDelete
  29. Setuju. Sama anak kita harus bisa bilang "tidak" sekaligus mengajari anak juga untuk berkata hal yang sama pada poin-poin penting (disentuh bagian-bagian tubuh yang pribadi, diberi makanan atau minuman sama orang tak dikenal, diajak pergi oleh orang lain tanpa seizin orang tua, dan sebagainya). Mencegah lebih baik daripada terjadi, kan?

    ReplyDelete

Thanks for Reading^^

Feel free to share your Comment :)